12
March , 2010
Friday

JiwaTeater.com

Majulah Teater Indonesia

MAHABARATA: Kiss Me, Please

Posted by dewa01api On April - 13 - 2009

Pengantar pertunjukan

Tidak ada di antara kita yang menolak tuduhan bahwa kita pernah jatuh cinta… hanya itu alasan simple kenapa CINTA terus menerus menjadi bahan, tema, selimut, aksesoris dan sebagainya. Intinya CINTA selalu muncul dalam bermacam fiksi baik klasik, modern maupun kontemporer.

Sebagaimana kenyataan itu, Alex Suhendra bersama Gamblank Musikal Teater Yogyakarta, kembali menyikapi CINTA sebagai sebuah dunia tanpa sudut dan ditampilkan begitu saja adanya. Bahwa CINTA berawal dari dan berujung pada hasrat Menguasai… pola menguasai dan dikuasai dalam CINTA ini benar-benar mirip satu sama lain dengan pola Menguasai dan Dikuasai dalam POLITIK KEKUASAAN.

Bisma menolak Cinta Ambalika dengan dalih ia seorang Gay… tapi apa benar Bisma seorang Gay? Sementara MAHABARATA versi India menyebutkan bahwa Bisma terlanjur bersumpah tidak menikah demi mempersilakan garis ketururunan Ibu tirinya melanjutkan tahta. Pada keduanyapun tersisa pertanyaan : Benar dan tuluskah alasan Bisma, atau itu hanya sebuah “manuver politik”?

Gamblank Musikal Teater, memindah uraian di atas ke dalam panggung yang tidak lazim. Sebagaimana semua macam cerita nyata, tidak ada yang jelas antara lazim dan tidak lazimnya… Alex Suhendra, sutradara MAHABARATA : Kiss Me Please, akan mengatur adegan itu dengan menggunakan LENSA imajinya.

Dalam  bermacam peralatan LENSA, fasilitas ZOOM IN membuat kita mampu melihat sedekat yang paling mungkin, hingga dua atom Hidrogen dan 1 atom Oksigen yang mestinya menyatu dalam molekul air, bisa terlihat berjarak, dan sebaliknya, dua bintang yang jauh, bisa dilihat sebagai berimpitan hanya dengan mengubah sudut pandang.

Demikian pula teknik suguhan adegan dalam MAHABARATA : Kiss Me Please. Bahkan, sebagaimana semangat realisme untuk memindahkan semaksimal mungkin kewajawaran sehari-hari ke atas panggung, MKMP tidak menghedaki ada aktor yang diam menunggu giliran. Sebab dalam kenyataan sehari-hari, kita selalu sedang melakukan sesuatu ketika orang lain juga sedang melakukan sesuatu. Bahkan, kita cenderung sering kali tampil sebagaimana seorang model dalam fashion show, selalu melintas hanya untuk dilihat. Kita sering kali nimbrung dalam kerumunan, berbicara sedikit lebih keras, hanya untuk diperhatikan, hanya untuk melintas meski kadan-kadang ada motif lain yang lebih dahsyat, sebuah manuver politik yang berdalih fashion show, yakni hanya ingin melintas…

Pertunjukan ini pun hanya ingin melintas, tidak ingin menanamkan sesuatu pada pikiran penonton. Benar-benar hanya ingin melintas, sebab kalaupun ini manuver politik cinta, tentu saja kami rahasiakan.

Naskah dan Sutradara : Alex Suhendra
Lagu dan Lirik : Alex Suhendra
Musik Ilustrasi : Bahrudin F. Bolu

Aktor : Alex Suhendra, M. Ahmad Jalidu, Agung Wijaya, Maftu Rahayu,
Suyatman, dan Rio Handziko

Tempat:
Halaman Belakang Gedung Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta, Karang Malang, Catur Tunggal, Depok, Sleman , Indonesia 55281

Waktu:
24-25 April 2009 | 20.00 WIB

Tiket Rp 10.000,00
Produksi : GAMBLANK MUSIKAL TEATER
Didukung oleh Kelompok Sekrup FMIPA UNY.

CP : 087839355361 (Jali)

Leave a Reply




Recent Comments

Jabat erat dari JiwaTeater.com. Situs ini dibangun sebagai media bersama teater Indonesia. Berniat untuk mengisi kekosongan media informasi pecinta teater. Untuk pengiriman materi berupa liputan pertunjukan, dokumentasi foto pertunjukan (baru maupun lama), esai seputar teater, tips atau panduan teknis, naskah drama dan lain-lain dapat dialamatkan ke salah satu dari alamat email berikut : masjali@yahoo.com, atau jogjateater@gmail.com, atau dewa01api@yahoo.com Pengelola Arahman Ali (Bandung) Ahmad Jalidu (Jogja)

Recent Comments

Teguh Karya: Suhu Teater Indonesia

On Dec-9-2008
Reported by jiwateater

TEATER UNTUK SEMUA DI BANTEN TV

On Jan-14-2009
Reported by masjali

Sayembara Penulisan Lakon Realis Komunitas Salihara

On Jan-16-2010
Reported by dewa01api

Teater Indonesia Harus Menciptakan Tradisinya Sendiri

On Feb-10-2010
Reported by dewa01api

Hamlet Carnivora: Kekuasaan, Seks, Kekerasan

On Apr-10-2009
Reported by dewa01api